Studi Informatika

Panduan Pembelajaran Ilmu Teknologi & Komputer

Friday, March 3, 2017

MEMORI - 2 : RAM - Memori Semikonduktor



Memori semikonduktor memiliki kecepatan akses yang cukup tinggi dengan range waktu siklus memori dari 100 ns sampai kurang dari 10 ns. Kemampuan semikonduktor ini digunakan untuk membangun memori utama yang diakses pada saat programijalankan. Memori utama tersebut adalah Random Access Memori (RAM). Sesuai dengan namanya alamat RAM dapat diakses secara bebas tidak harus dibaca dari awal secara berturut.

Organisasi internal chip memori
Memori terdiri dari sel-sel yang dapat menyimpan satu bit informaasi dalam bentuk array. Sel-seltersebut dapat menyimpan data 1 bit, salah satu rangkaian yang dapat menyimpan informasi satu bit dalam flip-flop. Rangkaian ini dapat menyimpan data 0 atau 1 selama terdapat suplay listrik. Pada saat tidak ada aliran listrik maka informasi yang disimpan didalamnya akan hilang. Rangkaian lain untuk dapat menyimpan data 1 bit adalah rangkaian trtansistor dan CMOS.

Memori statis
Memori statis adalah rangkaian yang dapat menyimpan data selama ada suplay listrik. Dua buah inverter dihubungsilangkan yang berperan sebagai latch. Latch dihubungkan dengan dua buah jalur 2 bit oleh transistor T1 dab T2. transistor ini berperan sebagai switch yang dapat dibuka atau ditutup yang jalannya dikendalikan oleh pengendali. Jika pengendali pada level 0, transistor menutup dan latch menyimpan statusny. Contoh, diasumsikan sel bernilai 1 jika nilai logika titik X adalah 1 dan titik Y = 0. status ini disimpan selama sinyal kendali pada level 0.

Operasi baca
Untuk membaca status sel  SRAM, sinyal kendali diaktifkan untuk menutup switch T1 dan T2. Jika sel bernilai status 1, sinyal bit b bernilai 1 dan sinyal bit pada b' bernilai 0. Disini b dan b' adalah komplemen satu sama lain.

Operasi tulis
Status sel diubah dengan menempatkan nilai tertentu pada sinyal bit b dan komplemennya pada b' dan mengaktifkan sinyal kendali. Ini memaksa sel berubah status sesuai dengan staqtus tang dimasukkan. Sinyal yang ditulis pada sinyal bit dibuat oleh rangkaian tulis. Pada saat rangkaian ini akltif (bernilai 1) maka sinyal kendali bernilai 1 dan status dari sel bernilai 1.

Dynamic RAM (DRAM) Asinkron
SRAM meiliki kecepatan tinggi tapi biayanya mahal karena setiap sel-nya memerlukan beberapa transistor.; RAM yang lebih murah dapat diimplementasikan dengan menggunakan sel yang lebih sederhana. Sel seperti itu tidak dapat menyimpan nilai dalam waktu lama, memori seperti ini dinamakan RAM Dinamis (Dynamic RAM, DRAM).

DRAM Sinkron
Pengembangan memori terbaru dari DRAM adalah o9perasinya yang secara lansung disinkronkan dengan sinyal clock. Memori tersebut dinamakan Synchronous DRAM (SDRAM).

SDRAM memiiki beberapa mode operasi, yang dapat dipilih dengan cara menuliskan mode operasi kedalam register mode. Contoh, operasi burst yang berbeda panjangnya dapat dispesifikasikan. Operasi burst menggunakan transfer block data.

Double Data Rate SDRAM 
Pengembangan memori SDRAM adalah dengan peningkatan kecepatan aksesnya. SDRAM standar melakukan aksinya pada saat sinyal clock naik. Perangkat memori pengembangan SDRAM bekerja dengan transfer data pada saat sinyal clock naik maupun turun. Kecepatan perangkat ini sama dengan standar SDRAM. Tapi, karena transfer datanya pada saat sinyal clock naik maupun turun, daya aksesnya dua kali lipat untuk transfer data secara burst. Perangkat ini dinamakan Double-Data-Rate SDRAM (DDR SDRAM).

Silahkan klik link dibawah untuk pembahasan yang ketiga pada judul MEMORI kali ini yaitu : Memori ROM (Read Only Memory).

Memori - 3 : Memori ROM (Read Only Memory)

Friday, March 3, 2017 March 03, 2017 - tanpa komentar

No comments:

Post a Comment