Studi Informatika

Panduan Pembelajaran Ilmu Teknologi & Komputer

Monday, November 27, 2017

Simulasi Membuat Server DHCP Pada Jaringan - Cisco Packet Tracer

Oke teman-teman kalau sebelumnya kita membahas tentang simulasi membuat server HTTP pada jaringan, kali ini saya akan membahas tentang simulasi membuat server DHCP pada jaringan, jika teman-teman ada yang belum baca tentang server HTTP, klik aja link dibawah.

Baca Juga : Simulasi Membuat Server HTTP Pada Jaringan

PERSIAPAN



Persiapan simulasi server DHCP dalam contoh ini adalah dengan menggunakan 5 buah workstation, 1 switch, dan 1 server sehingga terlihat seperti gambar 14 di bawah ini.

                                                   Gambar Simulasi Workstation dan Server DHCP


1.  Double-klik Server0. Pilih tab Config. Pada menu Interface, pilih Fast-Ethernet. Pada bagian IP Configuration, isikan dengan IP address server, dalam contoh ini 192.168.123.1 subnet mask 255.255.255.0. Lihat gambar dibawah.

Gambar Konfigurasi IP Address Server DHCP


2.  Masih di jendela properties Server0 pada menu Services, pilih DHCP. Pastikan service DHCP On. Isikan blok IP address yang akan diberikan* IP oleh DHCP Server.
 


*DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah protokol yang akan memberikan konfigurasi secara dinamis/automatis terhadap host. Salah satunya untuk konfig IP Address secara otomatis.



Gambar Konfigurasi Service DHCP Pada Server0



Pada Start IP Address isikan dengan 192.168.123.19, dan pada Maximum Number of Users=5.

Hal ini berarti setiap host yang request IP pada DHCP Server akan mendapatkan IP address mulai dari range 192.168.123.19 - 192.168.123.23

Untuk field Default Gateway dan DNS Server biarkan kosong untuk contoh ini.

Baca Juga : Simulasi Membuat Jaringan Nirkabel Sederhana

MELAKUKAN REQUEST DHCP

1.  Double-klik PC0 hingga muncul jendela properties PC0. Pilih tab Desktop. Pada menu yang ada, pilih menu IP Configuration.
 

Gambar Jendela Properties PC0 Pada Tab "Dekstop"



2. Pastikan pilihan radio button pada pilihan DHCP. Seperti terlihat pada gambar dibawah:

Gambar Pilih DHCP Pada Workstation PC0


3.  Setelah konfigurasi selesai, silahkan mengecek konfigurasi IP pada PC0 yang sebelumnya telah di-set ke DHCP. Hasil akhir bisa dilihat pada gambar 19 di bawah ini. Terlihat IP address yang diberikan oleh DHCP Server adalah 192.168.123.19 lengkap dengan subnetnya 255.255.255.0.

Gambar Konfigurasi IP Address Otomatis memanfaatkan DHCP Server



Dalam praktik aslinya, konfigurasi IP static (tanpa DHCP) atau dynamic (menggunakan DHCP) pada komputer berbasis Windows adalah dengan memilih pilihan antara Obtain an IP address automatically (menggunakan DHCP) dan Use the following IP address (tanpa DHCP).




4.  Lakukan hal yang sama terhadap PC1, PC2, PC3, dan PC4!



KESIMPULAN


Dari hasil percobaan yang dilakukan, dapat diambil kesimpulan bahwa:

1.  Pemberian IP Address otomatis memanfaatkan protokol DHCP. Host yang melakukan layanan pemberian IP address disebut server DHCP.

2.  Workstation baru mendapat konfigurasi host dari DHCP server hanya jika layanan DHCP server memang ada dan statusnya On.




Oke teman-teman jika simulasi ini sudah berhasil, kita lanjut ke pembahasan pada tutorial simualasi jaringan berikutnya klik aja link di bawah :






Terima Kasih Telah Berkunjung :)

Monday, November 27, 2017 November 27, 2017 - tanpa komentar

No comments:

Post a Comment